Senyum Perpisahan - Ngemper
Aku mendamba sebuah dunia baru
dibangun di antara mimpi dan kenyataan
kita berdiri bergenggam jemari
tangan seiya dan sekata

sepi ini telah melontarkan kelekan tawa
menyesat hati di lembah keterasingan
membawa jejakku terpenjara
dalam pudaran labirin yang berliku

tanpamu tak akan ada rasanya
tapi bagaimana pujangga
aku harus bertahan aku harus meninggalkan
dirimu yang tak mungkin menjadi milikku lagi

beginilah rasa yang harus kutanggung tanpa jawabmu
yang masih menggantung jauh dari jangkauan
jauh dari dekapan
jauh dari kenyataan

esok kau akan melihatku menangis
karena cinta tak cukup membuat bibirku tersenyum
maka kalimatkan rindumu dengan kata sayang
dan usaikan cintaku dengan senyuman perpisahan


Oleh : Diah Lestari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar