Akal Sehat - Ngemper
Diselimuti kegelapan kurangkul ia,
diantara mulut yang tak berhenti berucap
ku sapu jemari dengan jemari
ia ketakutan dan menggumam

diluar sana
bola yang tak lagi bulat
menggelinding dari kaki ke kaki

di kamar sebelah
tangis berontak menyayat sukma

di sudut teras
Sujiem terbahak-bahak dengan keras
yang aku tak tahu apa sebabnya

“bawa aku menyusuri sukmamu
ku tahu kau sedar dalam sadarmu”

Aku masih menunggu jawaban
atas pinta akal sehatku
yang mempertanyakan akal sehat mereka.


Lumpen AR
At. Roemah Sakit Djiwa 08/03/2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar