CINTAKU KUDAPATI DI PONDOK MAHABBAH - Ngemper

CINTAKU KUDAPATI DI PONDOK MAHABBAH

Share This

CINTAKU KUDAPATI DI PONDOK MAHABBAH Karya: Lhana Jholy
Awal kisah kumulai ketika aku mulai kuliah di parepare, usiaku saat itu 18 tahun,,,
aku mendengar genderang cintaku ketika kami  ngumpul  bersama dengan senior.  Kami mulai dicomblangin oleh senior, meskipun penuh dengan rasa malu akupun mengakui kalau aku menyukai laki-laki tersebut,, hasbulla namanya tp akrabnya disapa bulla,,
saya tinggal di pondok mahabbah, tepatnya di dinasty cing(puang picing). Nunu dan Riska adalah teman sekamarku sedangkan bulla di dinasty nang,, meskipun sepondok tapi kami jarang ketemu ... maklumlah bulla jarang nongkrong dengan teman yang lain dikampus pun beda jurusan,,awal semester 2 aku berjalan ke kampus STAIN parepare tiba tiba didepan kampus ada yang berteriak memanggilku,, suara itu terdengar dari belakang, “lana tajanni ka ee,, situru piki langngan,,” (lana tengguin dong,, kita bareng2 aja kekampus).  Perlahan aku menoleh kebelakang, disambut agin yang berhembus seperti  mengibaratkan sesuatu.  Sesaat aku tercengang ketika melihat senyuman tipi s yang bulla berikan sambil menghampiriku.
“kenapa namu codon kuliat ini hari” kata bula kata bulla sambila senyum,.  Dengan wajah tercengir dan jengkel aku membalas “ kenapa toji,, tidak nasussai jako juga”,,, 
“apa  kenpa namu makamu’jung” ... kata bulla lagi,,, “iiiisssssshhh” aku merasa jengkel,, dalam hatiku membisikan “ menjengkelkan ini cowok eee”,,,  “kenapa ini na mendudak dudak hatiku, mungkin krna barusan ka lagi jalan berdua sama perempuan,,” bulla sambil senyum2 lagi...
“lebay to jako,, mana ji pacarmu?” tanyaku..  dengan wajah malu2 ia menjawab” siapa to melo pujiki codon ki”... entah kenpa aku mersa senang dan  pipiku tiba2 memerah,,



Bersambung...>>>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar