Masilah Menanti - Ngemper

MASIHLAH MENANTI
Oleh : Doel Rachman 

Ia masih mematung di seberang sana
merindui yang telah pergi
menanti yang akan tiba

dan ia masih mematung di seberang sana
termakan bujuk rayu si pemadah
oleh puja-puji dan keagungan cinta
kasihnya putih suci bak asmaradanta

tiada khianat baginya,
Kau putuskan tali pengharapan
seseorang yang ingin memilikimu
lantaran menanggung menjaga rindu setiamu

Tapi, kau tidak hanya akan memutuskan pengharapan
kau jua akan melenyapkan hidup seseorang
yang telah ia sandarkan kepadamu

ialah Aku yang telah jauh di rantauan
ialah Aku yang akan segera pulang
Doel Rachman. Jakarta, 03 Januari 016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar