Curahan Hati Seorang Pejuang - Ngemper
Sumber Foto : Google Image
Sabar.... kita ini organ miskin
katanya dengan mengelus kepalaku perlahan
aku ingin membuat pelatihan
tapi mengapa tak banyak yang memberikan perhatian ?

sabar kita ini orang yang terpinggirkan
katanya dengan penuh kasih sayang
Ku progresifkan diriku dalam gerakan
namun aku malu mengakui bahwa aku telah militan

bekerja sebagai seorang pemimpin
tak membuatku senang
justru di hujani dengan cobaan

Program yang belum jalan
diskusi rutin yang kini stagnan
kawan-kawan satu persatu
berubah menjadi teman
karena mungkin jenuh akan perjuangan
yang belum menuai kemenangan

Kejenuhan mulai menghantui
tat kala terkikisnya keyakinan akan revolusi
bukan hanya mengurangi gerak dalam organisasi
tapi melelahkan diri yang juga berakademisi

Dimanakah segerombolan kata
yang menghujat para penguasa
dimanakah teori-teori yang melafalkan derita manusia
akankah semua lenyap hanya karena jenuh yang melanda

dimanakah wajah marah di kala berkaca
di benteng-benteng penguasa
akankah semua berubah
menjadi raut sedih tanpa arah

dan dimanakah semua mimpi dan cita-cita
akankah semua berakhir menjadi kemunafikan
karena berpalingnya jiwa dari jalan kebenaran

Tanya itu juga akan menghantui
di saat hantu kejenuhan mulai mendekati
tergantung diri
apakah akan kembali kejalan yang benar
atau meneruskan jalan yang di laknat para proletar

AR. Ame Parepare 12/03/013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar