Bagaimana Kabarmu Mantan ? - Ngemper

Bagaimana Kabarmu Mantan ?

Share This
“Bagaimana kabarmu Manis ?”. kalimat itu bukan hanya menjadi kalimat pembuka di suratku kali ini, tapi kata itu pun yang menggumam saat terbayang olehmu, walaupun tak pernah ku ucap secara langsung. ku harap kau baik-baik saja. Entah apa yang kau kerjakan kemarin sore, entah sedang apa kau hari ini, dan entah bersama siapa kau malam ini ? bagimu mungkin aku tak perlu tahu tentangmu lagi.

ku ulang pertanyaanku dengan makna yang berbeda, Bagaimana kabarmu Mantan ?. yah, itulah julukan barumu dariku dan mungkin juga sapaanmu terhadapku. setidaknya kata Mantan ini masih menyimpan makna yang berbeda dibandingkan jika kita saling beranggapan orang asing. sekali lagi dan untuk kesekian kalinya dalam do’a ku, semoga kau baik-baik saja. oh iya, bagaimana dengan desa permai yang pernah menjadi pigur dalam kisah kita ? semoga saja masih seindah dahulu, dan juga apakah kau masih menyimpan buku kumpulan puisi-puisiku yang sempat ku berikan padamu sebelum aku beranjak ke tanah Jawa ?, dan pastinya sebelum Aku menitipkan luka juga padamu. Maaf !

Naif mungkin jika tak mengakuinya bahwa “Aku kini tengah merindukanmu”. bahkan apa yang ada pada dirimu dan juga segala sesuatu yang pernah ikut mengisi kisah kita, Aku kini merindukan semuanya. Tapi tak usah kau khawatir, Aku sama sekali tak berharap balasan rindu darimu dan juga balasan atas suratku ini. sederhananya, aku hanya ingin tahu kabarmu saja, tidak lebih.

sebagai penutup dari surat singkat ini, aku ingin menutur rasa yang belum sempat aku sampaikan padamu. Pertama, Aku dengan segala dosa-dosa lama yang masih membayangi dan juga dengan kesungguhan hati meminta maaf kepadamu, dari apa yang sempat aku perbuat kepadamu hingga semuanya berbuah luka di hatimu dan penyesalan diriku, bahkan menjadi kunci akhir dari kisah kita. tapi, semoga semuanya tidak berlarut-larut sebagai sebuah penyesalan, karena ku yakin inilah scenario dari-Nya. kedua, terima kasih atas segalah lebih dan kurang mu yang sempat kau berikan padaku, dan juga terima kasih atas lebih dan kurangku yang bisa kau terima apa adanya.


Terima Kasih, dan sekali lagi Maaf !
http://coretandarihatiame.blogspot.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar