Cinta itu tumbuh, bukan timbul secara tiba-tiba. Cinta ada karena
mengenal. Cinta tidak kenal dengan kata berhenti. Cinta harus diperjuankan
hingga titik darah penghabisan. Sebelum janur melengkung, kejar terus cinta itu
hingga kau meraihnya.
Beban cinta memang berat, namun kau harus tetap bersemangat dan
bergembira menjalaninya. Dengan semangat yang membara, beban cinta yang berat
akan terasa ringan. Dan dengan bergembira, kau akan menyukai beban cinta yang
berat itu.
Bunga tidak harus mawar. Ada banyak bunga yang tumbuh di seluruh
penjuru dunia. Begitupun wanita. Ada banyak wanita yang hidup di dunia ini.
Lantas, kenapa kau masih berkutat dan terjebak dengan satu wanita itu saja?
Cinta memang buta dan tidak memandang. Namun percayalah terkadang cinta
yang dapat melihat dan merasakan akan jauh lebih nikmat dan berarti
dibandingkan dengan cinta buta dan sesaat.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang
yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi
tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Dalam sebuah percintaan, janganlah kamu sesali perpisahan tetapi
sesalilah pertemuan. Karena tanpa pertemuan tidak akan ada perpisahan.
Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai
cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata,
sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.
Ibaratkanlah kehilangan cinta itu seumpama hilangnya cincin permata di
lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan.
Jangan tangisi dia yang meninggalkanmu, meski dia sangat berarti.
Kadang kamu harus kehilangan sesuatu agar yang lebih baik datang menghampirimu.
Kebencian tidak akan berhenti dengan kebencian lagi, hanya dengan
cinta, ini adalah aturan yang abadi.
Lebih baik pernah mencitai dan pernah kalah (dalam cinta), daripada
pernah membenci dan menang (akan cinta).
Cinta adalah emosi yang dialami oleh banyak orang dan dinikmati oleh
sedikit orang saja.
Jangan pernah memberikan harapan palsu kepada orang yang benar-benar
mencintaimu
Setetes kebencian di dalam hati, Pasti akan membuahkan penderitaan,
Tapi setetes cinta di dalam relung hati akan membuahkan kebahagiaan sejati.
Cinta sejati adalah ketika hatimu dan pikiranmu mengatakan hal yang
sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar