“KELAMINKU DAN CINTAKU” - Ngemper

“KELAMINKU DAN CINTAKU”

Share This

“KELAMINKU DAN CINTAKU”
Oleh: AR. Ame’

Kalam-kalam Ilahi mulai menggugah
jiwa-jiwa pendosa mulai terusik karenanya
hingga belenggu lama terlepas sudah
menyambung cerita tentang kepedihan dunia

“Pergilah nak... jamahi tubuh penawar nafsuh itu
usah kau berlalu jika belum menuaikannya
mentari pun masih terik di atas sana
juga bulan sedikit malu-malu tersenyum di malamnya”

Perginya bersama Ke-Ridhaan
perginya jua bersisa kenistaan

“Aku tak mahu melakukannya
sebab kelaminku tak bersanding dengan cinta”

Sungguh mulia anak berumur itu
nampaknya bait-bait Adzan berbuah ketakutan
takut akan azab Penguasa Kematian
yang setiap saat bisa saja di hadirkan

Jl. Reformasi (Pelandu), Parepare. 23 Agustus 2013




Tidak ada komentar:

Posting Komentar