Kabar
Dari Jakarta
A. R. Ame’
A. R. Ame’
Malam ini jakarta semakin indah
gemerlapnya terasa dari atas gedung tua
namun indahnya malam menyimpan bahaya
di dalamnya banyak orang yang tak mau kalah
juga tak mau salah dalam perkara
gemerlapnya terasa dari atas gedung tua
namun indahnya malam menyimpan bahaya
di dalamnya banyak orang yang tak mau kalah
juga tak mau salah dalam perkara
Di balik sinaran lentera merah
penaku menari mengotori kertas putih
ku sajikannya sajak rindu yang bertutur dari hati
untuknya yang kini tengah menanti
penaku menari mengotori kertas putih
ku sajikannya sajak rindu yang bertutur dari hati
untuknya yang kini tengah menanti
Aku masih ingat surat yang kau kirimkan
padaku
tertera kata indah menyejuk jiwaku
sesungguhnya rasaku pun masih seperti dahulu
tertera kata indah menyejuk jiwaku
sesungguhnya rasaku pun masih seperti dahulu
Apa kabarmu kekasih yang setia menanti
kuharap pesanku masih kau ingati
pesan untuk mendoakanku dalam disetiap sujudmu
pesan untuk merinduiku dalam setiap sepimu
dan pesan untuk mencintaiku disetiap waktumu
kuharap pesanku masih kau ingati
pesan untuk mendoakanku dalam disetiap sujudmu
pesan untuk merinduiku dalam setiap sepimu
dan pesan untuk mencintaiku disetiap waktumu
Rindu dan cinta telah kukirim beserta surat
balasanku
ku harap kau baca dengan penuh kesanggupan hati
kesanggupan untuk menantiku beberapa mentari lagi
ku harap kau baca dengan penuh kesanggupan hati
kesanggupan untuk menantiku beberapa mentari lagi
Ada banyak kabar yang harus kau tahu
tentang Jakarta yang menghakimiku disetiap langkahku
curamnya kehidupan siap menadaku jika terjatuh
tentang Jakarta yang menghakimiku disetiap langkahku
curamnya kehidupan siap menadaku jika terjatuh
maka jangan mengharap akan kepulangankukarena aku tak akan pulang
jika Jakarta belum Aku taklukkan sebagai mimpiku
Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur 28 Februari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar