RAPUH
Oleh: A. R. Ame'
mentari sudah di ujung langit
namun aku masih tetap saja terbaring dengan lelap
bahkan berujung pada terang yang berganti gelap
ku ingat lagi kenangan beberapa tahun silam
mengingatkanku pada tangis manja anak lelaki
kau rangkul ia dan merubah tangisnya menjadi tawa
dan basuh wajahnya dengan lentik jemari dengan lembut
saat ini aku rindu saat-saat itu
saat-saat dimana kau ada di sampingku
membalutku dengan dirimu di saat dinginku
menggenggamku di saat berjalan di hidupku
dan selalu menuruti apa yang menjadi pintaku
kini semua telah menjauh
di saat aku sudah seharusnya melangkah jauh
waktunya kini aku berjalan sendiri
menopang diriku sendiri
tapi apa daya ketika diri ini telah dalam terjatuh
aku tak mampu untuk bangkit kembali
aku hanya menunggumu datang dan tersenyum padaku
kemudian berucap dengan senyummu
"bangun lah nak.... matahari sudah terbit
waktunya kau untuk taklukkan dunia..."
Author Details
Saya adalah seorang mahasiswa nanggung di salah-satu kampus milik kapitalis lokal, yang sampai saat ini masih berjuang meraih dua huruf sakral (SH) di belakang nama. RSAIN merupakan singkatan dari Abdul Rahman Sain.
Hubungi saya dengan kontak dibawa ini ;

Tidak ada komentar:
Posting Komentar