KETIKA
Oleh: AR. Ame'
Ketika gumam perlawanan tak lagi terdengar
ketika gertakan orator tak lagi menggelegar
ketika sajak tak mampu lagi memproklamirkan perlawanan
di saat itu pula jiwa raga dan kebenaran di lenyapkan
Ketika dialektika tak lagi di benarkan
ketika kritik mulai di bungkam
ketika keprogresifan tak lagi di hiraukan
di saat itu pula para pedebah berhasil menciptakan
manusia robot dari carut marutnya pendidikan
Ketika kaum muda tak lagi berpegangan
ketika kaum muda bukan lagi agen perubahan
ketika kaum muda tak mampu lagi merangkul rakyatnya
di saat itu pula kaum muda menjadi kaum yang hina dan arogan
Tapi.... ketika gumam revolusi mulai mengancam
Tapi.... ketika dialektika menjadi pedoman
dan tapi.... ketika kaum muda dan rakyat maju bersama untuk perubahan
di saat itu pula perjuangan penghancuran tirani
akan melahirkan kebenaran dan kedamaian
dan itu sebuah keharusan.
SAJAK TINTAH MERAH
Author Details
Saya adalah seorang mahasiswa nanggung di salah-satu kampus milik kapitalis lokal, yang sampai saat ini masih berjuang meraih dua huruf sakral (SH) di belakang nama. RSAIN merupakan singkatan dari Abdul Rahman Sain.
Hubungi saya dengan kontak dibawa ini ;

Tidak ada komentar:
Posting Komentar